Menilik Ulang IPeKB Sebagai Organisasi Profesi

Organisasi profesi seyogyanya menyediakan kendaraan untuk anggotanya dalam menghadapi tantangan yang ada saat ini dan yang akan datang serta bekerja kearah positif terhadap perubahan-perubahan profesi sesuai dengan perubahan sosial.

Organisasi profesi memiliki tujuan sebagai berikut: 

  1. Pertama, meningkatkan dan mengembangkan karier anggota sesuai dengan bidang pekerjannya.
  2. Kedua, meningkatkan dan mengembangkan kemampuan anggota sampai kompeten dan handal di bidangnya.
  3. Ketiga, meningkatkan dan mengembangkan kewenangan profesional anggota agar bisa ditempatkan sesuai kemampuannya. 
  4. Keempat, meningkatkan dan mengembangkan martabat anggotanya agar terhindar dari perlakuan yang tidak manusiawi. 
  5. Kelima, melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya, lahir maupun batin.

Untuk mencapai tujuan itu, organisasi profesi harus dikelola dengan baik sesuai dengan prinsip-prinsip berikut. 

  1. Pertama, organisasi profesi harus berupaya dengan keras untuk menjaga harkat, martabat dan kehormatan anggotanya. 
  2. Kedua, kedudukan dan hubungan antar anggota bersifat persaudaraan. 
  3. Ketiga, memiliki sifat kepemimpinan kolektif. 
  4. Keempat, mekanisme pengambilan keputusan atas dasar kesepakatan.

Artinya, dapat dikatakan, organisasi profesi harus dikelola secara transparan, terbuka, dan akuntabel, serta melibatkan partisipasi seluruh anggota.

Peran serta seluruh anggota adalah sebuah keniscayaan bagi sebuah organisasi profesi. Peran serta itu salah satunya tercermin dari forum-forum yang ada di organisasi, mulai dari tingkat pusat hingga cabang.

Forum organisasi seperti rapat, musyawarah, dan sebagainya harus dijadikan sebagai ajang tukar pikiran untuk meningkatkan kinerja roda organisasi serta mengantisipasi tantangan-tantangan di masa depan.

Selain itu, anggota sebuah organisasi profesi pun tidak dibatasi hanya pada kelompok tertentu karena perbedaan status tertentu. Organisasi profesi adalah wadah bagi semua orang, dengan keahlian tertentu, tanpa memandang statusnya. 

IPeKB misalnya, seyogyanya anggotanya adalah seluruh orang yang memiliki keahlian dalam melakukan penggerakan, pelayanan dan penyuluhan KB, tanpa mempertimbangkan statusnya.

Semuanya memiliki hak yang sama, akses yang sama, dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam memajukan dan mengembangkan organisasi.

Oleh karena itu, di usianya yang sudah menginjak 15 tahun ini, saya berharap IPeKB semakin matang sebagai sebuah organisasi profesi, sehingga kiprahnya dapat dirasakan oleh seluruh anggota.

Khairunnas – PKB Ahli Muda Kabupaten Bogor

2 thoughts on “Menilik Ulang IPeKB Sebagai Organisasi Profesi

  • 28 August 2022 at 00:27
    Permalink

    Trimakasi atas kritik dan masukan nya tentang organisasi Ipekb yg hingga hari ini. SDH kurun waktu 15 tahun berdiri Sy sangat salut sekali apa yg dijlskan satu persatu tepat sekali,mudah2 teman2 lain bisa membaca dan bisa tergugah hati,,Amin.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *