Bulan Pelayanan KB MKJP Semarang Tengah Tahun 2022

Semarang Tengah menutup rangkaian Bulan Pelayanan KB MKJP di Kota Semarang dengan menggelar Pelayanan KB Gratis IUD dan Implan menggunakan Mobil Unit Pelayanan (Muyan) di halaman kantor kecamatan Semarang Tengah pada Jumat 25 Februari 2022.

Kepala Bidang KB Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (Disdalduk KB) Siti Maimunah yang hadir beserta tim pada pelayanan KB kali ini, mengapresiasi perkembangan pelayanan KB di Semarang Tengah yang meningkat beberapa waktu terakhir.

Camat Semarang Tengah Aniceto Magno Da Silva turut hadir pada pelayanan KB tersebut. Pak Moi -sapaan akbar Camat Semarang Tengah-, menyediakan paket sembako untuk para akseptor KB. Beliau menitipkan pesan kepada para akseptor, terutama akseptor MOP, supaya berbagi pengalamannya kepada saudara, teman, ataupun kerabat. Testimoni dari pelaku MOP dirasa lebih dapat meyakinkan orang lain agar dapat ikut program KB.

Ketua Tim Penggerak PKK Semarang Tengah Ny Elyana Dwi Novitasari Magno Da Silva juga menyempatkan waktu hadir bersama Ketua TP PKK Kelurahan se-kecamatan Semarang Tengah untuk memberikan support secara langsung kepada para akseptor.

Sejumlah 52 PUS Unmet Need berhasil dilayani, dengan rincian 30 akseptor IUD, dan 22 akseptor Implan.

Pada kesempatan ini pula, diberikan paket sembako kepada 9 akseptor MOP yang telah dilayani beberapa waktu sebelumnya di Klinik PKBI Jawa Tengah dan RST Bhakti Wira Tamtama. Capaian MOP di Semarang Tengah ini terbilang cukup menggembirakan.

Pelayanan KB Penyerahan Sembako kepada Akseptor MOP Kecamatan Semarang Tengah
Penyerahan Sembako kepada Akseptor MOP Kecamatan Semarang Tengah

Kota Semarang mengalokasikan dana masing-masing 1 juta rupiah untuk akseptor MOP. Target tahun 2022 sebanyak 25 akseptor MOP, namun sampai Februari sudah tercapai 21 akseptor.

Siti Maimunah menuturkan, Disdalduk KB sudah menambah target dan juga anggaran hingga 60 akseptor. Tapi tidak menutup kemungkinan bisa bertambah lagi, seiring antusias para suami yang ingin berpartisipasi mensukseskan program KB.

Ditambah lagi dengan harapan Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Widwiono agar masing-masing penyuluh bisa memperoleh minimal 1 akseptor MOP.

Leave a Reply

Your email address will not be published.